Referensi perhitungan
Standar, faktor emisi, sumber acuan, dan rumus yang dipakai. Ketuk judul untuk membuka.
Nilai faktor emisi CO₂ setiap moda transportasi beserta cara menurunkannya.
Mobil Bensin (Pribadi)
pribadi0.192
kgCO₂e/km
Bensin 2.31 kgCO₂/L (IPCC) × 0.0833 L/km (rata-rata konsumsi) = 0.192 kgCO₂/km
Konsumsi BBM: 0.0833 L/km (Bensin)
Sumber: IPCC 2006, DEFRA 2024
Mobil Diesel (Pribadi)
pribadi0.191
kgCO₂e/km
Diesel 2.68 kgCO₂/L (IPCC) × 0.0714 L/km (rata-rata konsumsi) = 0.191 kgCO₂/km
Konsumsi BBM: 0.0714 L/km (Diesel)
Sumber: IPCC 2006, DEFRA 2024
Mobil Listrik
pribadi0.052
kgCO₂e/km
DEFRA 2024 battery EV per vehicle-km dengan penyesuaian grid emission factor
Sumber: DEFRA 2024
Sepeda Motor
pribadi0.051
kgCO₂e/km
Bensin 2.31 kgCO₂/L (IPCC) × 0.0222 L/km (rata-rata motor Indonesia) ≈ 0.051 kgCO₂/km
Konsumsi BBM: 0.0222 L/km (Bensin)
Sumber: IPCC 2006
Bus Umum
umum0.027
kgCO₂e/km
DEFRA 2024 local bus per passenger-km (kelas rata-rata)
Konsumsi BBM: 0.01 L/km (Diesel)
Sumber: DEFRA 2024
Kereta / KRL
umum0.015
kgCO₂e/km
DEFRA 2024 national rail per passenger-km
Sumber: DEFRA 2024
Angkot / Mikrolet
umum0.032
kgCO₂e/km
Bensin 2.31 kgCO₂/L (IPCC) × 0.0139 L/km, dibagi rata-rata penumpang angkot Indonesia
Konsumsi BBM: 0.0139 L/km (Bensin)
Sumber: IPCC 2006
MRT / LRT
umum0.012
kgCO₂e/km
DEFRA 2024 light rail dan tram per passenger-km
Sumber: DEFRA 2024
Ojek Online
umum0.051
kgCO₂e/km
Sama dengan sepeda motor: Bensin 2.31 × 0.0222 ≈ 0.051 kgCO₂/km (1 penumpang)
Konsumsi BBM: 0.0222 L/km (Bensin)
Sumber: IPCC 2006
Taksi Online
umum0.192
kgCO₂e/km
Sama dengan mobil bensin pribadi: Bensin 2.31 × 0.0833 = 0.192 kgCO₂/km
Konsumsi BBM: 0.0833 L/km (Bensin)
Sumber: IPCC 2006, DEFRA 2024
Pesawat (Domestik)
umum0.255
kgCO₂e/km
DEFRA 2024 short-haul domestic economy class per passenger-km + metodologi ICAO (konversi avtur 3.16 kgCO₂/kg)
Konsumsi BBM: 0.1 L/km (Avtur)
Sumber: ICAO, DEFRA 2024
Jalan Kaki
aktif0
kgCO₂e/km
Nol emisi, tidak menggunakan bahan bakar
Sepeda
aktif0
kgCO₂e/km
Nol emisi, tidak menggunakan bahan bakar
Semua perbandingan memakai satu pembanding yang sama: satu orang mengemudi mobil bensin sendirian. Itu kasus paling umum sekaligus paling boros, sehingga penghematan yang ditampilkan terasa nyata.